Showing posts with label masalah komputer. Show all posts
Showing posts with label masalah komputer. Show all posts

Monday, July 4, 2011

USB Device baru tidak terdeteksi di Vista = bug Vista

Masalah yang cukup sering dijumpai dalam penggunaan USB flash disk adalah tidak terdeteksinya perangkat tersebut oleh Windows. ini antara lain ditandai dengan tidak munculnya ikon “removable hardware” pada system tray. Tanda lain adalah tidak adanya drive USB flash disk di Windows Explorer.

Masalah ini cukup sering dijumpai pada komputer yang penggunaan sumber daya sistemnya (apalagi RAM) cukup tinggi sehingga pendeteksian keberadaan perangkat baru menjadi terganggu.
Berikut ini langkah-langkah untuk mengantur pendeteksian USB Disk secara manual di Windows Vista
Buka menu Add Hardware dengan cara mengklik [Start]>[Control Panel]>[Add Hardware]. Jika menu tersebut belum terlihat, klik [Switch to Classic View] yang ada di menu sebelah kiri. Setelah menu tersebut dipilih, maka akan muncul wisaya yang menuntun pada proses pendeteksian hardware, Klik [Next] Sistem selanjutnya akan memeriksa keberadaan hardware baru yang sudah tertancap namun belum terdeteksi. Kalau USB flash disk sudah berhasil dikenali, muncul salah satu hal dari hal-hal berikut ini : Muncul menu autorun, Pernyataan bahwa USB flash disk mendukung koneksi USB yang lebih cepat, Muncul ikon “Removable hardware “pada systen tray dan Muncul dirive baru di Windows Explorer atau My Computer. Kalau salah satu hal tersebut terjadi, pendeteksian tidak perlu diteruskan. Klik [Cancel] pada tampilan berikutnya. Nah, biar enggak bolak-balik Control Panel setiap kali ada perangkat USB yang dicolok, buatlah shortcut [Add Hardware] di Quick Launch Toolbar. Langkah-langkah seperti berikut ini.
Buka Control Panel dan ubah tampilannya ke mode “klasik” (switch to Classic Mode) seperti langkah 1 di atas.Seret ikon Add Hardware dan jatuhkan ke Quick Launch Toolbar. Kalau toolbar tersebut belum muncul, Anda dapat mengaktifkannya dengan klik kanan pada taskbar, klik [Propertis]>[Taskbar]. Kemudian, beri tanda centang pada [Show Quick Launch].
Jika cara diatas belum bisa juga, kemungkinan itu adalah bug dari Vista.
Ketika mencoba menginstall sebuah device baru pada USB port (seperti a USB flash disk, mouse, printer, video card, etc.), Windows Vista melaporkan bahwa tidak ada driver ditemukan untuk device baru anda, bahkan denga cara manual dengan menggunakan CD Driver atau device hardwar lainnya, tetep aja si kompie bego mengatakan tidak ada drivernya. alias nongol tulisan [no driver found error]. Menurut hasil penelusuran dari primbon eyang Google, dinyakan bahwa itu adalah Bug dari Windows Vista, terutama pada Vista RC1 yang ternyata belum juga didapat solusinya.
Hal ini disebabkan karena sebuah file INFCACHE.1 yang rusak. File ini mempunyai atribut Hidden [H] dan merupakan file sistem sehingga mempunyai akses yang terbatas, dan dapat ditemukan dalam c:\windows\inf. File ini disimpan bersama dengan file-file driver lainnya yang berupa file INF. Anda harus memperbaiki masalah ini.
Untuk FIle ini langkah pertama adalah melakukan perubahan setting ijin sekuriti (permission security)yang memberikan ijin KONTROL PENUH kepada User Administrator atau FUll Kontrol kepada ACCOUNT Vista anda. Dibawah ini adalah langkah2 berikutnya :
  1. Buka Windows Ekplorer  (right click Start > Explore) Pada bar tulis c:\windows\inf dan tekan ENTER
  2. Right click on the file INFCACHE.1
  3. Select Properties
  4. Click on the Security tab
  5. Click “Edit” to edit permissions
  6. Set to “Full Control” and click ok
  7. Move or delete the file INFCACHE.1
  8. Try to install the device again.
Hal ini mungkin terjadi beberapa kali, terutama pada komputer yang sering memasukan USB Device baru, Tapi ulangi aja langkah-langkah diatas pada file INFCACHE.1 Semoga berhasil

Kebutuhan perangkat keras

Menurut Microsoft, komputer yang dapat menjalankan Windows Vista diklasifikasikan sebagai “Vista Capable” dan “Vista Premium Ready

  • Komputer “Vista Capable” memerlukan minimal prosesor 800MHz, 512MB RAM, dan kartu grafis dengan kelas DirectX 9. Namun klasifikasi ini tidak akan mampu untuk mendukung grafis high-end Vista, termasuk antarmuka Aero.
  • Komputer “Vista Premium Ready” memerlukan setidaknya prosesor 1GHz, 512 MB RAM, dan kartu grafis yang kompatibel dengan antarmuka Aero minimal 128MB serta mendukum WDDM yang baru.

Logo komputer yang siap untuk dipasangi Windows Vista (meski dikonfigurasi untuk Windows XP
Logo komputer yang siap untuk dipasangi Windows Vista (meski dikonfigurasi untuk Windows XP

Komputer Vista Capable atau sejenis, memerlukan minimal prosesor dengan kecepatan 800 MHz, Memory 512 MB RAM dan kartu grafis yang mendukung DirectX 9. Komputer jenis ini tidak mampu mendukung grafis high-end Vista, termasuk antarmuka Aero. Sebaliknya Komputer Vista Premium Ready dapat mendukung fitur “high-end” Vista tetapi, sedikitnya diperlukan prosesor 1 GHz , memory utama 1 GB, dan kartu grafis yang kompatibel dengan Aero dengan memory minimal 128 MB dan mendukung Windows Display Driver Model yang baru.


Vista Capable Vista Premium Ready(32 bit & 64 bit)
Prosesor 800 MHz 1 GHz/Dual Core
Memori 512MB RAM 1 GB RAM
GPU mendukung DirectX 9 mendukung DirectX 9, dengan Hardware Pixel Shader v2.0, dan driver WDDM
GPU Memory 64 MB RAM 128 MB RAM
HDD 20GB 40GB
Area HDD kosong 15GB 15GB
Perangkat lainnya CD-ROM DVD-ROM

Tips Praktis Membersihkan Personal Computer (PC)

Jangan meremehkan debu yang menempel pada Personal Computer (PC) Anda, karena debu yang terlalu banyak bisa menggangu kinerja PC Anda. Selain menghalangi keluarnya panas, debu juga bisa menghambat kinerja kipas pada PC Anda. Berikut ini Tips praktis membersihkan Personal Computer (PC) Anda:


1. Matikan telebih dahulu semua koneksi listrik yang menuju PC (mencabut kabel power)
2. Lepaskan semua konektor pda komponen PC (hardisk drive, modul momory/RAM, CD/DVD Drive, power suplay dan sebagainya) dari motherboard.
3. Bila memungkinkan, angkat/lepaskan setiap komponen dari chasis (kecuali mainboard), kemudian bersihkan semua debu yang menempel dengan kuas kecil.
4. Dalam membersihkan kipas dan heatsink pada Central Processor Unit (CPU), perhatikan thermal paste di bagian atas CPU yang menempel dengan dasar heatsink. Bila sudah habis, mutlak harus diganti dengan yang baru, jika Anda tidak ingin CPU mengalami overheat. Anda bisa membeli thermal paste di toko-toko komputer.
5. Dalam membuka pendingin CPU harus ekstra hati-hati karena bagian ini cukup sulit dilakukan dan butuh peralatan tambahan guna menyungkit pengait heatsink pada socket CPU. Jika Anda belum berpengalaman, jangan sekali-kali melakukannya sendiri, karena kesalahan sedikit bisa merusak CPU atau motherboard. Lebih baik tinggalkan bagian ini atau menyuruh orang yang lebih pengalaman melakukannya.
6. Pada bagian komponen yang sulit dilepas, Anda bisa menggunakan penyedot kecil untuk membuang debu tanpa perlu melepas komponen tersebut dari motherboard.
7. Penyedot juga digunakan untuk membuang kotoran slot memory dan socket CPU.
8. Jangan sekali-kali menggunakan cairan untuk proses pembersihan komponen seperti CPU, harddisk atau memory. Gunakanlah kuas kecil untuk menyapu setiap bagian komponen yang tertempel debu atau menggunakan penyedot khusus untuk menghilangkan debu di bagian yang sulit dijangkau dengan kuas.
9. Setelah selesai melakukan pembersihan, pasang kembali semua komponen pada motherboard secara teliti dan jangan ada yang tertinggal. Terakhir, pasang semua koneksi termasuk power.
10. Nyalakan komputer. Jika Windows -apabila Anda menggunakan sistem operasi windows- mau start dan berjalan normal seperti biasa (tidak restart) berarti pekerjaan Anda telah selesai dan berhasil dengan baik. Namun, bila PC tiba-tiba restart atau tidak bisa booting ke Windows berarti ada yang salah dengan koneksi atau pemasangan komponen. Bila kasusnya seperti ini, matikan kembali komputer dan hubungan listrik, teliti ulang semua koneksi komponen maupun kabel data (harddisk) pada motherboard. Atau apbila bunyi terdengat suara Beep (jumlah Beep tergantung jenis BIOS-nya) pada PC saat Anda nyalakan, periksa kembali pemasangan memory atau VGA pada slot motherboard.

Selamat mencoba... ^_^